zonafakta, BANJARBARU – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarbaru akan melaporkan pencurian puluhan tiang bollard di Jalan Panglima Batur ke Polres Banjarbaru. Aksi pencurian ini diduga dilakukan sindikat “rayap besi” yang menargetkan fasilitas publik berbahan logam.
Pantauan di lapangan menunjukkan bollard hilang di sejumlah titik strategis, seperti depan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) sebanyak enam unit dan di depan SMPN 2 Banjarbaru. Kasus yang sama juga ditemukan di kawasan Balai Kota Banjarbaru (3 unit), Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perkebunan (7 unit), Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Disdag Kalsel (5 unit), Kantor BPN (2 unit), Kantor Pos (1 unit), dan SDN 2 Komet (4 unit).
Kabid Bina Marga PUPR Banjarbaru, Adi Maulana, mengungkapkan bahwa hasil inventarisasi sejak 2022 mencatat 91 bollard hilang. “Materialnya besi cor tuang. Dari kondisinya jelas dicabut secara paksa,” ujarnya, Senin (01/12/2025).
Menurut Adi, ada dua langkah yang segera ditempuh PUPR. Pertama, melaporkan seluruh kejadian pencurian ke Polres Banjarbaru. Kedua, mengganti bollard yang hilang menggunakan material non-besi agar tidak lagi memiliki nilai jual sebagai besi tua.
“Laporan resmi akan kami ajukan hari ini. Kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Kami ingin kasus ini diproses tuntas agar memberikan efek jera,” tegasnya.









Leave a comment